Aplikasi TOC

Pada umumnya TOC dipakai pada aplikasi Farmasi dan Lingkungan

Lingkungan

Sejak tahun 1970’an, TOC telah diperkenalkan sebagai teknik analisa untuk mengukur kualitas air di dalam proses pemurnian (purifikasi). TOC dalam sumber air berasal dari pembusukan zat organik (natural organic matter :NOM) dan dari bahan sintetis. Asam Humus, fuvic acid, amina, dan urea adalah jenis-jenis dari NOM. Deterjen, pestisida, pupuk, herbisida, bahan kimia industri, dan organik terklorinasi adalah contoh sumber-sumber sintetis.

Sebelum sumber air diolah untuk didisinfeksi, TOC berperan penting dalam menghitung jumlah NOM. Dalam sebuah fasilitas pengolahan air, proses reaksi desinfeksi menggunakan klorida yang mengandung disinfektan menjadi hal yang pokok. Ketika bahan air di klorinasi, senyawa klorin aktif (Cl2, HOCl, ClO-) bereaksi dengan NOM untuk menghasilkan biproduk desinfeksi terklorinasi (chlorinated disinfection byproducts: DBPs). Beberapa peneliti telah menentukan bahwa semakin tinggi level NOM dalam sumber air sepanjang proses desinfeksi dapat menambah jumlah karsinogenik di dalam pemrosesan air minum.

Mengantongi tiket dari [SDWA]http://www.epa.gov/ogwdw/sdwa/, analisa TOC muncul sebagai suatu cara alternatif yang cepat dan akurat dibanding cara klasik namun tidak se-lama cara BOD dan COD yang secara tradisional dapat menunjukan potensi polusi dari air limbah. Saat ini, Pemerintah mengeluarkan regulasi dengan limit yang sangat kecil untuk DBPs di dalam air. Metoda yang sekarang ada, seperti US EPA method 415.3, D/DBP rule, mengatur jumlah dari NOM untuk mencegah pembentukan DBPs di dalam air jadi.

Farmasi

Keberadaan organic di dalam sistem air terjadi tidak hanya dari organisme hidup dan pembusukan dalam air sumber, tapi juga bersumber dari purifikasi dan sistem distribusi material. Keberadaan Carbon bisa saja terjadi karena ada hubungannya dengan endotoxin, pertumbuhan mikroba, dan perkembangan lapisan biologis (biofilm) di dinding saluran pipa dan biofilm yang tumbuh di dalam sistem distribusi mesin farmasi.

Dipercaya ada hubungan antara konsentrasi TOC dan level endotoxin dan mikroba. Mempertahankan rendahnya level TOC membantu kita untuk mengkontrol level endotoxin dan mikroba dan tentunya pertumbuhan biofilm.

USP, EP, JP memeperkenalkan TOC sebagai tes yang dibutuhkan untuk air murni dan air injeksi (Water For Injection : WFI). Untuk alasan ini, TOC telah memenuhi syarat sebagai perlengkapan kontrol proses di dalam industri bioteknologi untuk memonitor performa dari operasional sistem yang terdiri dari purifikasi dan mesin distribusi. Dengan banyaknya operasional bioteknologi seperti preparasi obat dan makanan, FDA mengeluarkan banyak regulasi untuk melindungi kesehatan publik dan menjamin kualitas produk yang di konsumsi masyarakat.

Untuk menjamin tidak-adanya kontaminasi silang antara produk obat, variasi cara prosedur cleaning dilakukan. Level konsentrasi TOC digunakan untuk mengetahui keberhasilan dari prosedur validasi cleaning terutama “clean-in-place” (CIP).

Ditulis dalam TOC. 1 Comment »

Satu Tanggapan to “Aplikasi TOC”

  1. Bunga Alawiah Says:

    Jadi spesifikasi TOC untuk WFI berapa??


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: